Peran Perempuan di dalam Kampung Pancasila
- Sep 27, 2025
- Petrus Titus Reawaruw,Spd
- Lingkungan
Surabaya- Saat ini Pemerintah Kota Surabaya membentuk Kampung Pancasila di seluruh 31 wilayah kecamatan.
Dasar hukum dari diadakannya Kampung Pancasila lewat Surat keputusan no 100.3.33/142/436.1.2/2025 dengan adanya pembentukan satgas kampung Pancasila pada tanggal 2 Juli 2025 oleh Eri Cahyadi, walikota Surabaya.
Pembentukan kampung Pancasila ini memiliki 4 satgas yang memiliki fungsi strategis dalam pembangunan kampung-kampung yang ada di Surabaya yakni Satgas lingkungan, satgas Ekonomi, satgas sosial budaya dan kemasyarakatan.
Keempat fungsi ini dilakukan oleh semua pihak yang ada dalam kampung. Mulai semua pihak yang ada khususnya perempuan
Peranan perempuan dalam kampung Pancasila sangat strategis dalam memberikan inspirasi dan semangat baru bagi wilayahnya.
Perempuan atau kaum hawa ini menjadi motor penggerak yang sangat esensi dalam setiap derap dan langkahnya. Selain merawat keluarganya Ia juga mengorganisasikan semua yang diperlukan dalam masyarakat.
Kehadiran mereka mulai dari masa sejarah sudah tidak bisa dipungkiri atau dianggap remeh temeh. ( dikecilkan-red)
Sebagai bukti nyata adalah Maria Ulfa Santoso dan Siti Sukaptinah. kedua wanita ini berada di Badan Persiapan Usaha Kemerdekaan Indonesia( BPUPKI) di tahun 1945. Kedua wanita ini bergerak merumuskan perjuangan emansipasi wanita dalam Pancasila. Mulai dari sila demi sila di Pancasila. Khususnya sila pertama Ketuhanan Pancasila dan Sila kedua kemanusiaan yang adil dan beradab. Kedua sila ini memiliki arti bahwasannya keberadaan wanita dan eksistensinya si mata Tuhan dan masyarakat adalah sama adanya. Dan kesejajaran ini perlu dan wajib terus dihormati oleh semua warga negara yang ada hingga kini. Walaupun terkadang terjadi ketimpangan namun ini terus digelorakan oleh setiap insan perempuan yang ada di Indonesia disegala aspek kehidupan.
Peranan dalam. Kampung Pancasila ini perempuan sangat multi kompleks. Artinya keberadaan mereka di percaturan satgas bentukan Pemerintah Kota bukanlah sederhana. Mulai menjadi kader Surabaya Hebat yang memperhatikan semua aspek kesehatan mulai dari pelibatan dari jentik nyamuk, menemani Ibu hamil, memberikan sosialisasi - sosialisasi yang ditugaskan oleh Pemerintahan kota yang strategis sehingga alhasil sedikit demi sedikit dapat merubah wajah kampung.
Disisi lain, peranan mereka sendiri di rumah yang menemani keluarga dan dengan segala kompleksitanya. Ini terbukti mulai dari perisiapan makanan dan minuman dari pagi hingga malam dengan seabrek pernak-perniknya.
Didalam rumah tangga pun fungsi demokratisasipun mengharuskan perempuan menjadi pendengar yang baik bagi semua anak dan ayah sebagai kepala rumah tangga. Dengan adanya komunikasi yang baik maka kedepan diluar rumah juga menghasilkan keluarga yang mumpuni dalam bermasyarakat, berbangsa san bernegara.
Tidak berhenti disitu saja, secara spesifik peranan wanita di RT 03 RW 04 kelurahan Pucang Sewu kecamatan Gubeng sebagai contoh dengan mengadakan persiapan- persiapan akan kampung Pancasila. Mulai dari pengisian aplikasi dan juga pengetrapan dalam warganya.
Secara total, kerja-kerja Ibu-ibu yang multietnis ini membicarakan berbagai hal yang kaitannya dalam bekerja , berkoordinasi di bidang masyarkat dan Pemerintah yang selalu ada dinamika yang selalu penuh pemikiran-pemikiran positif agar dapat membuat kamiyng tambah segar dan asri
Alhasil dari percakapan yang keren ini terkait persiapan -persiapan implementasi kampung Pancasila ini melahirkan beberapa hal yang dapat di praktekan dalam masyarakat di wilayah RT 03 RW 04 diantaranya senam pagi bersama, melakukan pemeriksaan jentik( kolaborasi bareng dengan Kader Surabaya hebat), pengadaan tenaga kamling yang terpadu 1x 24 jam, belajar bercocok tanam secara sederhana.
Sekalipun belum sempurna namun kerinduan didalam hati sanubari paling dalam kegiatan-kegiatan kedepan dapat menghasilkan langkah kecil masyarakat yang guyup dan rukun.
Hebat! Bisa kita katakan peranan Wanita mulai dari melahirkan hingga memelihara keharmonisan rumah tangga dan warga nya selalu berdampak dan berimplikasi bagus bagi pembentukan karakter bangsa dan negara apalagi diharapkan lewat kampung Pancasila.