Refleksi Kampung Madani menuju Kampung Pancasila di RW 03 kelurahan Pucang Sewu
- Sep 25, 2025
- Petrus Titus Reawaruw,Spd
- Lingkungan
Surabaya- Sebuah refleksi dan kenangan terindah yang diberikan oleh Pemerintah Kota secara tiba-tiba memiliki kejutan yang sangat dalam pada saat mendengar bahwa Kampung RW 03 yang berlokasi di jalan Ngagel jaya selatan ini menerima Piagam penghargaan dari Eri Cahyadi, Walikota Surabaya sebagai kampung Mahdani hingga saat ini Kamis ( 25/09/2025)
Henry Soesanto, ketua RW 03,bilang, bagi saya ini adalah sebuah hal yang mengandung kekejutan bagi warga kami saat menerima penghargaan dari walikota Surabaya, Eri Cahyadi.
" To good to be true, saya tidak menyangka bisa mendapatkan penghargaan ini dari walikota pada saat diberitahu oleh pihak kelurahan( bu Evy- sekertaris Kelurahan Pucang Sewu) saat itu, "kata pria yang mempunyai hobi berjoging di pagi hari.
" Saat itu Eri Cahyadi memberikan penghargaan kepada 31 kecamatan yang menerima penghargaan sebagai kampung Pancasila dan kampung mahdani di Jambangan Hore kecamatan Jambangan. Saya dan ketua LPMK Pucang Sewu mewakili masyarakat kelurahan Pucang Sewu menerima penghargaan Kampung mahdani didampingi perangkat kelurahan,dan camat" Imbuhnya.
"Sebuah prestasi yang tidak terkira karena semua kesempatan dan usaha yang diberikan warga kembali ke warga pada saat itu nyata hingga saat ini, " Jelasnya.
Kampung RW 03 kelurahan Pucang Sewu ini merupakan kampung yang terdiri dari beragam ras dan suku bangsa. Mulai dari etnis Jawa, Tionghoa dan banyak lainnya. Kampung ini sangat aktif dalam berkerja untuk kegiatan-kegiatan sosial kemasyarakatan ditengah maraknya bisnis barang dan jasa yang bertebaran baik diantaranya Cafe, tempat cici mobil,asesoris mobil yang hadir ditengah hiruk pikukknya kota Pahlawan Surabaya.
Giat dan geliat mereka terus berbenah dan maju terus demi upaya-upaya pelestarian lingkungan dan masyarakat.
Hal ini dibuktikan dengan beragam peristiwa atau giat yang terjadi didalam kampung itu sendiri mulai dari pengelolaan kebun sampai dengan kerjasama - kerjasama antar warga.
Terkait dengan kerjasama warga, Henry, sapaan sehari-hari Bapak keren itu, kepada KIM Pucang Sewu, mengatakan, selalu memberikan waktu, tenaga dan semangat yang selalu mengedepankan karya-karya kemanusiaan.yakni pada masa Covid 19.
" Pada saat Covid- 19, kami di sini saling tolong menolong dengan gotong royong memasak makanan kepada satu tetangga dengan tetangga lainnya. Demikian hal yang sama kami saling mendorong agar kerja bareng ini dilakukan selama masa Covid., "kenang Henry.
"Lebih jauh, pada saat yang sama kami menyemprot kampung dengan disinfektan yang kami beli dari hasil swadaya bersama saling berbagi satu dengan yang lainnya. Bahkan tidak jarang kami juga memberikan bantuan pinjaman mobil penyiraman ini kepada RW lainnya", kenangnya.
Dari segi keamanan pengetrapan one gate system dengan tepat guna diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi warga yang tinggal. Didukung dengan portal otomatis dan petugas yang selalu ramah sopan dan santun menyebabkan kampung ini sebagai kampung yang beretika dan mumpuni menjaga keamanan lingkungan.
" Kami sekarang ini selalu memberikan semangat yang baru dalam pengamanan yakni dengan menyapa dengan sopan, santun serta sehingga kenyamanan akan lingkungan selama 1 x 24 jam ini tepat sasaran"semangat warga senior ini.
Lain hal yang menarik, kampung ini sudah dapat memberikan kontribusi aktif dalam memberikan bantuan alat kepada RW lain.
"Tidak berhenti disitu saja, salah satu dari warga di kampung kami memberikan pinjaman barang kepada warga yang lain yang sangat membutuhkan sehingga bermanfaat bagi kesinambungan warga tersebut di RW lain, " Kata Henry yang tidak mau menyebutkan RW mana di kelurahan Pucang Sewu.
Dalam proses ketahanan pangan di lingkungan RW 03 keluarahan Pucang Sewu memiliki sebuah lahan kebun yang berukuran 5x 22 meter. Didalam kebun itu terdapat berbagai macam varietas tumbuhan yang sangat produktif yang mendukung keberlangsungan hidup masyarakatnya.
Sonny, wakil ketua RT 03 RW 03,bilang, ada berbagai macam tumbuhan produktif yang ditanam dan kemudian kami olah kepada warga.
" Ada berbagai macam tanaman yang kami tanam mulai kemangi, pisang, telang, blimbing wuluh, sereh dan jeruk nipis dikembangkan dari awal dan kemudian diolah menjadi bahan yang enak untuk disantap bagi warga dengan harga yang pas dikantong dan so pasti enak selanjutnya hal itu dapat diputar kembali ke masyarakat," Katanya.
"Selain itu juga kami memiliki komposter yang dapat mengurai sampah dengan baik hingga menjadi kompos lalu dapat digunakan kembali dalam penumbuh kembangan pertanian, " Imbuhnya
Kegiatan dalam bercocok tanam ini selalu didahului dengan koordinasi kerjasama bersama ibu-ibu PKK dan warga lainnya untuk menjadikan kampung yang lestari di sebuah gazebo yang masih tetap berdiri di wilayah RW 03
Inovasi kebun ini awalnya dilakukan bareng bersama ibu Marlina, ibu Desy dan Pak Sonny. Selanjutnya masyarakat dalam hal ini RT-RT lainnya berpartisipasi membantu dalam tata pengelolaaanya.
Tidak berhenti disitu saja penata kelolaan ini juga dilakukan berlanjut dengan Poktan yang yang dibuka dibantaran sungai kali bokor beberapa waktu yang lalu bareng bersama RW lainnya. Sebuah kolaborasi dan sinergisitas antar kampung dalam mewujudkan Pucang Sewu sejahtera.
Dalam kegiatan kesehatan pun, kolaborasi dan interaksi dengan pihak Puskesmas Pucang Sewu selalu menyapa dengan para mantri yang hadir dalam kegiatan R1 N1 yang dicanangkan oleh Pemerintah Kota. Ini menandakan kampung di RW 03 sadar akan lingkungan dan sadar akan kesehatan warga. Mulai dari pelayanan kesehatan sederhana, sosialisasi BPJS dan hal lainnya bersama kader Surabaya Hebat yang memberikan pelayanan gratis dan aktif dalam jadwal yang sudah ditentukan.
Tentu saja aktifitas sosial dan budaya juga semarak di kampung yang asri ini. Kegiatan linen dance yang dilakukan oleh komunitas memberikan semangat yang inovatif dan kreatif bagi warganya selain adanya kegiatan jalan sehat dan bazaar pada saat 17 Agustus kemaren bersama warga yang memberikan semangat keguyuban dan keharmonisan diantara sesama warga tanpa ada perbedaan.
Kampung Pancasila yang dicanangkan oleh Eri Cahyadi, Walikota Surabaya, memiliki 4 aspek penting yakni lingkungan, kemasyarakatan, ekonomi dan sosial budaya.
Jika ditilik dari 4 aspek tersebut maka layaklah kampung RW 03 disebut dengan kampung Pancasila karena semua yang dilakukan sudah memiliki kesesuain dalam membangun masyarakat yang bergotong royong,membahu dinamis dan efektif dalam berkontribusi bukan saja kepada RW 03 sendiri namun lintas RW dengan sinergisitas apik bersama 3 pilar kelurahan secara langsung mendukung program kota Surabaya yang maju, humanis dan berkelanjutan. Salam Pancasila!.