Simulasi pemadaman kebakaran di MBG Gubeng
- Nov 26, 2025
- Petrus Titus Reawaruw,Spd
Surabaya- Dalam mengantisipasi cuaca ekstrem dan bahaya kebakaran maka MBG Gubeng mengadakan pelatihan pemadaman kebakaran bagi para karyawan SPPG di jalan Ngagel jaya barat no 18 Surabaya RT 01 RW 04 kelurahan Pucang Sewu kecamatan Gubeng Rabu ( 26/11)
Pelatihan yang melibatkan kurang lebih 40 peserta yang di dominasi kaum hawa ini sangat antusias dan senang dalam menelisik kegiatan tersebut.
Sosialisasi yang disampaikan oleh Bapak Harianto, Syam dan Agus ini memberi arti dan makna yang dalam tentang api dan alat pemadam kebakaran dengan sederhana dan cepat di mengerti oleh para petugas SPPG.
Ada 3 pelatihan yang dilakukan kepada para petugas SPPG ini yakni penggunaan karung yang diberikan air sabun dalam memadamkan api,penggunaan alat pemadam kebakaran dan yang paling akhir cara memadamkan api dari tabung gas yang ngowos.
Dari pemantauan Ketua KIM sekaligus LPMK Pucang Sewu semangat dari Para pelatih dari para petugas Damkar Pasar Turi ini cepat dimengerti dengan baik oleh para karyawan SPPG.
Mulai dari mengetahui sumber api yang terjadi dalam kebakaran sampai penggunaan alat apar( alat pemadaman Kebakaran) bahkan sampai pemadaman api mereka pun mau terlibat dengan baik adanya baik pria dan wanita.
Tidak hanya melihat api dan aplikasi penggunaan apar, juga para petugas melakukan assesing tempat MBG yang dilakukan pembuatan makanan bagi para penerima manfaat secara langsung. Pertanyaan dan juga masukan dari para peserta sangat dilihat dan didengar oleh petugas damkar secara baik.
Bahkan dengan sabar para perugas memberikan arahan dan petunjuk dengan sabar dan bijak cara mengantisipasi efektif dan efisien api secara cepat.
alhasil beragam. Pengalaman dibagikan apik oleh para petugas membuat semuanya bahagia.
Menurut Harianto, salah seorang petugas dari damkar, bilang, para SPPG Gubeng ini antusias dalam perkenalan dengan alat apar dan api.
" Para peserta ini sangat antusias dalam mengenal akan apar dan juga api untuk hari ini dan mereka berani mencoba untuk melakukan pemadaman api dengan baik, " Kata Harianto.
Mengenai alat pemadaman kebakaran Harianto menenangkan agar dapat terus di cek secara berkala.
" Untuk mencegah kebakaran maka kita harus dapat melakukan pengecekan terhadap alat pemadaman kebakaran berkala. Bisa perdua bulan atau per tiga bulan. Dengan membolak balik. Jika masih ada isinya ia sifatnya seperti pasir, " lugasnya.
"Untuk tempat MBG sendiri memiliki karakteristik yang berbeda. Kalau semakin banyak selatannya maka satu tempat dapat memiliki 2 alat pemadaman kebakaran dengan isinya yang bagus adalah CO2 bukan powder. Karena Co2 tidak mengkontaminasi makanan. Tetapi jika pakai powder maka bisa sebaliknya, "katanya
Harapan kedepan menurut Harianto terkait pelatihan ini dapat dilakukan secara berkala dengan peserta dan pengecekan akan alat apapun dapat dilakukan terjadwal.
Sebuah pesan dari para pelatih damkar dari Pasar Turi ini jika terjadi kebakaran jangan ragu-ragu dalam. Mengontak 112.