Gara-gara Mabuk, Bapak S njlungub masuk ke Sungai Manyar Dukuh
- Jun 02, 2026
- Petrus Titus Reawaruw,Spd
- Lingkungan
Surabaya- Setelah usai pesta Minuman Keras, S warga Manyar Dukuh terpeleset jatuh ke sungai Manyar Dukuh Selasa( 2/06) sekitar jam 1.30 pagi. Korban yang jatuh ini adalah sosok bapak yang sudah usur usianya ini pulang setelah bersenang-senang dengan minuman keras dengan beberapa rekan di sebuah tempat di kelurahan Kertajaya, kecamatan Gubeng, kota Surabaya.
Menurut keterangan saksi mata, Bapak S seusai pesta miras ini langsung berjalan disisi jembatan yang ditutup portal di jalan Manyar Dukuh. Jembatan yang tertutup dari jam 22.00 sampai jam 05.00 WIB ini akan dilalui dengan memanfaatkan sisi-sisi jembatan itu oleh Bapak S. Namun karena tidak berhasil melangkahkan kaki pada tapak yang tepat akhirnya S jatuh dan ngeblak dari ketinggian sekitar 1 meteran tersebut. Seluruh tubuhnya jatuh ke sungai dan jatuh terjembab ke sungai Manyar Dukuh. Glodak.. Braaak. Sebuah tubuh yang tergeletak sadar jatuh sudah bercampur dengan lumpur sungai Manyar Dukuh.
Melihat seseorang jatuh dari ketinggian 1 meter tersebut masyarakat memanggil 112 untuk sebuah pertolongan. Alhasil, kendaraan ambulans dari TGC Timur hadir untuk melakukan evakuasi dengan cepat dan sigap.
Selanjutnya, proses pengangkutan body sang pria yang lumayan kurus ini sempat mengalami kesulitan karena Ia masih bergerak merintih untuk meminta bantuan dengan segera. Badan yang penuh dengan lumpur sungai yang hitam disertai dengan darah yang keluar dari kepala belakang terus mengucur dengan deras. Selain itu juga medan menaikan badan beliau itu juga butuh bantuan beberapa orang untuk mengangkatnya.
Beruntung, kecakapan dan kecepatan dari rekan-rekan BPBD yang sudah terlatih dan didukung semangat gotong royong akhirnya proses evakuasi Bapak S sukses dan dilanjutkan di berangkatkan ke rumah sakit Dr. Soewandi untuk mengalami medical check up selanjutnya dengan didampingi keluarga dan rekan korban.
Dari peristiwa ini kita dapat belajar mabuk tidak menyisakan kebaikan melainkan sebuah bencana buat diri sendiri dan orang lain apalagi keluarga. So buat apa lagi kalau sudah begitu selain merintih dan menunggu pengobatan selanjutnya dari pihak kesehatan.
Pikir dulu sebelum bertindak sebelum marabahaya menghampiri anda Bapak dan Ibu.
Jika terjadi kedaruratan kontak 112 Pemerintah Kota Surabaya siap sedia melayani anda.